Minggu, 11 Mei 2008

Kursus Inggris di Pare

Alhamdulillah tahun 1991 aku telah menyelesaikan S-1 tinggal revisi skripsi dan nunggu wisuda tahun 1992, tapi aku masih bingung bagaimana caranya mendistribusikan ilmu yang aku dapat dari kampus ke masyarakat? Sedang aku sendiri belum mendapat kepercayaan dari masyarakat? What should I do? Pertanyaan ini sering mengganggu pikiranku.

Suatu ketika, saat aku pulang dari kampus, kebetulan di depan sekretariat PMII Cabang Kediri dimana aku tinggal, adalah tempat per-istirahatan Gus Mik (Kyai Hamim Jazuli Ploso, tokoh kharismatis waktu itu), ketika aku mau masuk rumah, tiba-tiba aku dan kedua temanku ditimbali Gus Mik. Kami kaget campur deg-degan, kemudian kami bertiga di-dangu sama Gus Mik. Dan beliau menasehatiku agar aku kursus Bahasa Inggris di Pare.

Dari situ akhirnya saya membayangkan betapa sulitnya belajar Bahasa Inggris, karena saya kurang begitu perhatian sama Bahasa Inggris. Berhubung yang dawuh adalah Gus Mik, maka sambil menunggu wisuda saya ke Pare bulan Maret 1991 untuk belajar Bahasa Inggris di Basic English Course (BEC Pare).

Saya masuk BEC bulan Maret 1991 terhitung angkatan TC-33. Waktu belajar saya banyak diam, karena merasa sudah tua dan merasa paling ndak bisa, sedang teman-teman angkatan saya banyak yang pinter, termasuk teman saya yang pinter waktu itu adalah sahabat Munif Huda dari Tulungagung (sekarang dia orang kepercayaan Gus Dur, juga menantu KH. Jalil al-maghfurlah pondok PETA Tulungagung).

Meski saya tidak begitu bisa Bahasa Inggris tapi saya juga pingin bisa, akhirnya punya prinsip: walau saya kalah start dengan teman-teman, tapi saya harus menang finish. Mau tidak mau saya harus belajar marathon untuk mengejar ketertinggalan dengan teman-teman seangkatan saya. Sehingga ketika Farewell Party dan pengumuman hasil belajar maka oleh Mr. Kalend selaku direktur BEC, saya dipanggil pada nomor urut terakhir. Saya sangat surprise dan sama sekali tidak percaya kalau saya dipanggil yang terakhir. Itu artinya saya adalah the best one.

Saya merasa sangat terbebani dengan predikat tersebut. Akhirnya saya merasa terpacu untuk meningkatkan dan menambah belajar lagi, oleh karenanya sehabis tamat BEC saya ikut bergabung belajar mengajar ke kakak senior saya tamatan BEC, TC-31, juga kuliah di UIT, yaitu Mas Ali Anwar Muslih. Dia yang merintis kursusan SECC (sekarang AGNESS Bandar Kidul) di UIT

Mas Ali Anwar adalah kakak senior saya mulai di MTs, sampai di UIT dan di BEC. Sekarang dia dosen STAIN Kediri. Kebetulan tanggal 3 Mei 2008 kemarin dia telah menyelesaikan ujian S-3 (promosi doktornya) di UIN Jakarta dengan predikat Cum Laude.

Akhirnya pada tanggal 1 Desember 1992 saya harus memenuhi undangan Mr. Kalend untuk ikut mengajar di BEC. Dan pada tanggal 8 Desember 1992 atas rekomendasi pak Kalend saya disuruh buka kursus Bahasa Inggris sendiri di rumah dengan catatan visi dan misinya harus sama dengan BEC. Jadi apaun kata orang tentang materi atau kurikulum saya tidak terlalu ambil pusing yang penting Bahasa Inggris yang kami ajarkan bisa dipahami dengan mudah oleh anak-anak. Akhirnya saya buka kursusan Effective English Conversation Course (EECC). Jadi kalau pagi saya ngajar di BEC kalau siang ngajar di rumah.

Saya mengabdi di BEC sejak itu sampai pada tahun 2000. Karena saya harus belajar lagi untuk menambah ilmu, dan pesan bapak saya dulu memang harus belajar dan belajar. Maka tahun 2001 saya masuk S-2 Study Islam Program Pascasarjana UNISMA dan tahun 2002 saya ikut S-2 Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana UNISMA Malang. Dan Alhamdulillah tahun 2005 saya wisuda S-2 Bahasa Inggris. Setelah itu ada formasi dosen Bahasa Inggris di STAIN Kediri kemudian saya ikut daftar melalui jalur umum dan akhirnya saya di tes dan setelah diumumkan, alhamdulillah saya termasuk yang diterima. Subhanallah, suatu hal yang tidak pernah saya impikan. Semoga tulisan ini bukan riya tapi tahaduts bi nikmah

9 komentar:

Ti2 mengatakan...

Sukses buat pak Akhlis dan Bu Llilik dan juga keluarga.

hamam faizin

Mr. Akhlis mengatakan...

Trima kasih untuk doa para alumni. Kami juga selalu mendoakan untuk anda semua juga Hamam Faizin juga selalu sukses dan mendapat pertolongan dari Allah SWT, rajin ibadah dimanapun berada. Amin

jangkunk mengatakan...

assalmualaikum. wr. wb.
semoga mr. Akhlis dan keluarga selalu dalam rahmatNya dan kebahagiaan selalu tercurah selalu...amin.
gimana kbar EECC sekarang..?semoga tetap eksis .
gmn jg kbar fajar?masih gendut ya???
trimakasih atas bimbingan mr. Akhlis dan Mr. lilik dan semua civitas EECC,,semoga Allah membalas kebaikan2nya.

afit "pati"

Mr. Akhlis mengatakan...

Buat Mr. Afit "Jangkung" Alhamdulillah kami sekeluarga selalu dalam lindungan Allah, sehat semuanya. Semoga Mr. Afit juga demikian juga sukses dalam menggapai cita-cita. Jangan lupa selalu berdoa sama yang Maha Kuasa. Salam untuk yang di Pati. Kebetulan kemarin anak EECC dari Pati lagi siap2 ke Amrik untuk melanjutkan studinya. Barangkali dia tetangga nak Afit.

dian mengatakan...

Saya salah satu alumni EECC. Sukses dan jaya untuk EECC. Trimakasih atas bimbingan Mr. Akhlis, Mrs. Lilik, Miss. Mia, Mr. Bahtiar, Mr. Zuber, dan semua tutor2 di EECC.
Semoga Allah membalas jasa anda semuanya. Amiin...

ceuceu mengatakan...

Assalamu'alaikum... Kumaha damang Mr. Akhlis?
Alhamdulillah bisa jumpa lagi. 10 tahun lalu, tepatnya Des 2000-Feb 2001, saya belajar di EECC Meski sudah cukup lama, namun kenangan di Pare masih terekam dengan baik di ingatan. Apalagi jika teringat dengan all mistake-nya Mr. Akhlis. He....
Salam buat keluarga besar EECC...

EECC Pare Kediri mengatakan...

@Dian: Makasih kunjungannya. Sukses buat kamu juga. Amin.
@Ceuceu: Semoga EECC Pare tetap menjadi bagian dari hidup Anda. Thanks

anny_riwayati mengatakan...

assalamualaikum....
saya mau nanya2 tentang BEC pare coz bulan ini saya ada rencana mau belajar di pare. saya orang kendal, jateng. jadi minta info detai tentang BEC yang terbaru. apa ada panitia yang bisa di hubungin di sana? makasih
salam

tolong kasih infonya lewat hp saya di 085740645272

Zul Nain mengatakan...

pak, saya lagi galau membuat thesis s2 bantu saya pak...insya Allah melalui anda Allah memberikan pertolongan buat hamba