Selasa, 02 Februari 2010

Deklarasi asional Demokrat

Bachtiar Chamsyah Tersangka

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Tersangka Korupsi Pengadaan Mesin Jahit dan Impor Sapi
JAKARTA - Setelah tidak duduk di kabinet, mantan Mensos Bachtiar Chamsyah harus rajin mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tim penyidik KPK telah menetapkan Bachtiar sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan mesin jahit dan impor sapi di Departemen Sosial (kini Kementerian Sosial).

Juru Bicara KPK Johan Budi S.P. me­­ngatakan, penetapan status Bachtiar sebagai tersangka dikeluarkan KPK se­jak pertengahan Januari 2010. ''Da­lam penyidikan kami menetapkan BC (Bachtiar Chamsyah) sebagai ter­sangka,'' ka­ta Johan di KPK kemarin (1/2).

Menurut Johan, dari hasil penyidikan, Bachtiar disangka dengan pasal ber­lapis. Yakni, pasal 2 (1), pasal 3, dan pasal 11 UU No 31/1999 tentang Pem­berantasan Tindak Pidana Korupsi. Tiga pasal tersebut mengatur pe­nyalahgunaan kewenangan, memperkaya orang lain, dan penerimaan ha­diah oleh penyelenggara negara.

Johan membeberkan, kasus yang me­nyeret Bachtiar itu berawal dari proyek pengadaan sekitar 6.000 unit mesin jahit semasa menjadi menteri pada 2004. Itu terkait program pengentasan kemiskinan senilai Rp 51 miliar. ''Setelah diusut, KPK menemukan (dugaan) penyelewengan senilai Rp 24 miliar,'' jelas Johan.

Dalam pengadaan mesin jahit, Depsos bekerja sama dengan PT Ladang Sutera Indonesia (Lasindo). Dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terungkap, penerima bantuan tidak tepat sasaran. Penerima bantuan, antara lain, pemilik usaha konveksi di Jatim dan Sumut. Padahal, seharusnya mesin jahit itu untuk membantu masyarakat miskin.

Setelah proyek mesin jahit, Depsos kembali membuka proyek pengadaan impor sapi pada 2006. Tim penyidik, kata Johan, menemukan indikasi kerugian negara Rp 3,6 miliar dari nilai proyek senilai total Rp 19 miliar. ''Semua (detail) kerugian negara masih kami hitung lagi,'' ucap Johan. Menurut dia, proyek pengadaan mesin jahit dan impor sapi melibatkan sejumlah rekanan melalui penunjukan langsung. ''Dalam proyek ini, ada (pihak) yang diperkaya,'' imbuh mantan wartawan itu.

Senin, 18 Januari 2010

Mereka


Siang Galang Dana Haiti, Malam Obama Berikan Kejutan untuk Ultah Sang Istri
WASHINGTON - Presiden AS Barack Hussein Obama memberikan kejutan untuk ulang tahun sang istri, First Lady (Ibu Negara) Michelle Obama, yang kemarin (17/1) genap berusia 46 tahun. Presiden kulit hitam (keturunan Afrika) pertama AS itu mentraktir istrinya dengan mengajak makan malam di Restaurant Nora, sebuah restoran makanan organik di Washington DC, Sabtu malam (16/1).

Pasangan orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu datang didampingi para pengawal kepresidenan dan sejumlah agen rahasia. Dua putri mereka, Malia Ann dan Natasha (Sasha) Obama, tidak ikut serta.

Obama mengenakan busana kasual (santai) berupa kaus hitam lengan panjang yang dipadu dengan jas warna gelap. Sang istri mengenakan busana longgar sebatas lutut dengan warna senada.

Mereka tidak sendirian saat tiba di restoran yang berada di kawasan Dupont Circle, Washington DC, tersebut. Di deretan meja, hadir mertua perempuan Obama (ibu Michelle Obama) Marian Robinson bersama sejumlah teman dekat keluarga tersebut. Di antaranya, Jaksa Agung AS Eric Holder serta Penasihat Gedung Putih Valerie Jarrett dan Jocelyn Frye. Dua nama yang terakhir merupakan penasihat kebijakan dalam negeri sang presiden maupun ibu negara.

Obama sengaja memilih restoran tersebut karena komitmennya pada makanan organik (seluruh proses tidak menggunakan bahan kimia). Restaurant Nora mengklaim sebagai pioner restoran organik di AS. Sekitar 95 persen hidangannya dibuat dan dihasilkan dengan bahan alam.

Mereka juga menyebut sebagai restoran organik bersertifikasi pertama di AS. Menu utama andalan restoran tersebut, antara lain, Sauteed Amish Veal Scalloppine dan Shichimi Crusted Tofu Hot Pot.

Media tidak bisa menyaksikan langsung suasana makan malam untuk merayakan ulang tahun tersebut. Acara tersebut tertutup. Keluarga Obama tidak mau privasi mereka terganggu.

Michelle Obama lahir di Kota Chicago, Illinois, pada 17 Januari 1964 dengan nama lengkap Michelle LaVaughn Robinson. Lulusan Princeton University dan Harvard Law School itu tidak bisa merayakan ultahnya kemarin. Sebab, saat itu Obama dijadwalkan berada di Massachusetts untuk berkampanye bagi Martha Coakley, yang bersaing dengan Scott Brown dalam pemilihan senator untuk menggantikan mendiang Senator Edward Kennedy.

Kali terakhir Ny Obama merayakan sebagian ulang tahunnya di kereta api dalam perjalanan dari Philadelphia menuju Washington. Itu terjadi saat sang suami dalam perjalanan menuju Capitol Hill (gedung Kongres AS) untuk dilantik sebagai presiden tahun lalu.

Sebelum mentraktir istrinya, Sabtu siang waktu AS Obama bertemu dengan dua pendahulunya di Gedung Putih. Yakni, mantan Presiden George W. Bush dan Bill Clinton. Pertemuan itu membahas khusus upaya menggalang dana bagi korban gempa bumi di Haiti. Bush dan Clinton akan memimpin kampanye nasional penggalangan dana bagi korban gempa Haiti.

Pemerintah Haiti memperkirakan 200 ribu orang tewas dalam gempa bumi Selasa sore waktu setempat (12/1) atau Rabu pagi WIB (13/1). Ribuan lainnya luka-luka. Selain itu, jutaan warga kehilangan tempat tinggal. Bantuan dari seluruh dunia pun mengalir.

Obama menjanjikan bantuan tahap awal USD 100 juta (sekitar Rp 920 miliar) bagi Haiti. Selain itu, Obama minta bantuan Bill Clinton (mantan presiden dari Partai Demokrat yang juga utusan khusus PBB untuk Haiti) dan George W. Bush untuk memimpin penggalangan dana dari kalangan swasta.

Obama mengatakan, mereka telah meluncurkan the Clinton Bush Haiti Fund dan mendorong rakyat AS agar melihat situs www.clintonbushhaitifund.org. Selanjutnya, mereka diharapkan menyumbangkan dana bagi pemulihan Haiti. (AFP/AP/Rtr/dwi)

Jumat, 15 Januari 2010

Gerhana Matahari Cincin


Fenomena alam gerhana matahari akan kembali mampir di Indonesia, Jumat (15/1/2010) Gerhana ini bisa dinikmati warga Jakarta pukul 14.33-16.00 WIB. Siapkan peralatan jika ingin melihatnya!

Menurut Profesor Riset Astronomi Lapan Bandung Thomas Jamaludin, gerhana matahari cincin hanya melewati Afrika Tengah, India Selatan, Myanmar dan China. Daerah lain termasuk Indonesia hanya mendapat gerhana matahari sebagian.

"Di Indonesia akan terlihat di Sumatera 10-60 persen, Jawa Barat dan Tengah 0-12 persen, Kalimantan 0-20 persen, Sulawesi 0-5 persen. Yang lain tidak kebagian," kata Thomas kepada detikcom, Kamis (14/1/2010).

Lama gerhana diperkirakan sekitar 2 jam, mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Nah, untuk mereka yang tinggal di Jakarta, gerhana akan terjadi pukul 14.33-16.00 WIB dengan kegelapan hanya 11 persen. Di Bandung, gerhana terjadi pukul 14.39-15.55 WIB dengan kegelapan 8 persen.

"Kalau tidak tertutup mendung atau hujan, nanti bisa terlihat," jelas Thomas.

Menurut dia, gerhana ini bisa lebih leluasa dinikmati di Sumatera karena lebih dekat ke jalur gerhana cincin. Lhokseumawe akan mendapat gerhana 53,7 persen pada pukul 13.45-16.44 WIB, Medan akan mendapatkan gerhana 47,1 persen pada pukul 13.50-16.40 WIB, sedangkan Padang mendapatkan gerhana dengan kegelapan 34,1 persen pada pukul 13.57-16.27 WIB.

Jika anda ingin melihat gerhana, jangan lupa memakai kaca mata hitam untuk keamanan mata. Gerhana matahari juga bisa dilihat dengan plastik film, atau klise foto bekas.

"Bisa juga melubangi kertas dengan jarum. Sorot matahari yang lewat lubang jarum bisa direfleksikan ke tanah, kertas atau media lain. Nanti gerhananya kelihatan di situ," pungkas Thomas.


Jumat, 08 Januari 2010

Pesiden SBY

Senin, 12 Oktober 2009

Syaifuddin Zuhri dan M. Syahrir


Mabes Polri menegaskan, perburuan teroris setelah kematian Syaifuddin Zuhri dan M. Syahrir tidak akan kendur, apalagi berhenti. Bahkan, mereka yakin para teroris yang masuk DPO (daftar pencarian orang) segera menyerah. Termasuk, Baridin, mertua Noordin yang terakhir terdeteksi di Cilacap, Jawa Tengah.

Jumat, 25 September 2009

Antasari Ikut Terseret

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Antasari Azhar bakal diseret menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan wewenang KPK yang melibatkan Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (25/9/2009).

"Pelapor, Pak Antasari juga akan jadi tersangka. Karena dalam UU 30 Tahun 2002 pasal 36 disebutkan bahwa Pimpinan KPK dilarang menemui tersangka," kata Kapolri.

Sehingga, kata Bambang, perkara itu akan displit. Selain jadi pelapor, Antasari juga bakal dijadikan tersangka.

Selain itu, menurut Bambang, ada tambahan sanksi yuridis bagi Antasari. "Itu di pasal 65 ada sanksi yuridis lima tahun," tegasnya. Polisi, kata Kapolri hanya menjalankan proses hukum yang dimaksud dalam UU 30 Tahun 2002 dan UU 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

"Dari aspek penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan yang dilaporkan oleh Pak Antasari. Dan yang berkaitan dengan masalah penyuapan dan pemerasan," jelasnya. (ded)(ahm)